Foto: Ist.Jakarta -Para muslimah tentu tahu blogger hijab yang terjun menjadi desainer, Hana Tajima. Hijabers berdarah Jepang-Inggris itu baru-baru ini menjadi sorotan alasannya masuk ke The Museum of Modern Art (MoMA), New York, Amerika Serikat.
Museum yang didirikan semenjak 1929 itu menggelar festival pertama yang didedikasikan untuk desain busana mulai 1944 hingga masa kini. Di antara desain yang ditampilkan, karya Hana Tajima menjadi bab dari festival tersebut.
Bertajuk 'Items: Is Fashion Modern?', festival ibarat ini belum pernah digelar sebelumnya. Terdapat 111 item pakaian dan komplemen yang telah dibentuk selama era ke-20 dan 21.
Pihak MoMa menentukan untuk menambahkan koleksi hijab dari Hana Tajima yang berkolaborasi bersama brand Jepang Uniqlo. Koleksi yang dipamerkan merupakan bab dari AIRism Printed Stole dan AIRism Inner Hijab. Koleksi tersebut dianggap booming dan disukai alasannya kenyamanannya ketika digunakan perempuan di seluruh dunia.
Kedua item hijab rancangan Hana Tajima itu masuk ke dalam bab festival yang bertemakan modest dengan judul 'Emancipation/Modesty/Rebellion'. Stephanie Kramer, ajudan peneliti seni di MoMA, menyampaikan festival ini digelar dengan tujuan untuk menyampaikan keragaman item fashion yang ada dari dulu hingga sekarang.
"Kita pertama-tama merasa terbebani oleh keragaman item. Sekarang semua ini sanggup digabungkan dalam satu ruangan, di bawah satu payung mode," kata Stephanie.
Selain hijab dari Hana Tajima, dipamerkan juga kippah dan keffiyeh. Selain itu karya brand besar ibarat Levi's 501, Yves Saint Laurent, Nike, Adidas, hingga Chanel juga dipamerkan di MoMA, New York. Pameran berlangsung mulai dari 1 Oktober 2017 hingga 28 Januari 2018.
Sumber detik.com
Komentar
Posting Komentar